Sawit baru tanam 1 bulan, bolehkah dipupuk? pupuk apa yang cocok

Sawit Baru Tanam 1 Bulan, Bolehkah Dipupuk? Pupuk Apa yang Cocok?

Sawit ditanam tidak dipupuk

Para pemula biasanya bingung ketika menanam sawit. Kapan pertama kali sawitnya dipupuk, umur 1 bulan, 2 bulan atau kapan. Jika baru satu bulan, daun masih sedikit, batang belum besar, tapi muncul keinginan kuat untuk segera memupuk. Harapannya sederhana: biar cepat tumbuh, daun hijau, dan tidak kalah dengan gulma di sekitarnya.

Di lapangan, saya sering menemui dua kondisi ekstrem. Ada yang terlalu cepat dan terlalu banyak memberi pupuk, ada juga yang sama sekali tidak berani memupuk sampai berbulan-bulan. Padahal, kedua-duanya bisa berdampak kurang baik bagi pertumbuhan awal kelapa sawit. Nah, artikel ini saya tulis untuk meluruskan: sawit baru tanam 1 bulan itu boleh atau tidak dipupuk, dan pupuk apa yang paling aman serta efektif.

Kondisi Kelapa Sawit Usia 1 Bulan di Lapangan

Akar Belum Kuat, Masih Adaptasi

Pada umur sekitar 1 bulan setelah tanam, kelapa sawit masih dalam fase adaptasi. Akar baru mulai menjalar dari bola tanah bibit ke tanah sekitarnya. Daya serap hara masih terbatas, sehingga tanaman belum siap menerima pupuk dosis tinggi.

Jika kita salah langkah di fase ini, misalnya memberi pupuk terlalu dekat batang atau terlalu banyak, akar bisa “terbakar” dan pertumbuhan justru terhambat.

Ciri Sawit Normal Umur 1 Bulan

Sawit yang sehat di umur ini biasanya:

  • Daun masih 2–4 helai

  • Warna hijau muda sampai hijau segar

  • Tidak layu di siang hari

  • Titik tumbuh masih kecil tapi segar

Kalau ciri-ciri ini ada, sebenarnya tanaman sedang baik-baik saja.

Sawit 1 Bulan: Bolehkah Dipupuk?

Jawaban Singkat: Boleh, Tapi Sangat Terbatas

Sawit umur 1 bulan boleh dipupuk, tetapi bukan pupuk berat dan bukan untuk memacu cepat besar. Tujuan pemupukan di fase ini hanya membantu adaptasi akar dan menjaga tanaman tetap sehat.

Prinsipnya:

  • Sedikit

  • Jauh dari batang

  • Jenis pupuk ringan

Bukan soal cepat tumbuh, tapi soal tanaman kuat dulu.

Pupuk yang Cocok untuk Sawit Umur 1 Bulan

1. Pupuk Organik (Paling Aman)

Pupuk organik adalah pilihan paling aman untuk sawit baru tanam.

Contoh:

  • Pupuk kandang matang (sapi/kambing)

  • Kompos

  • Pupuk organik granul

Cara aplikasi:

  • Tabur melingkar ±20–30 cm dari batang

  • Dosis sekitar 0,5–1 kg per tanaman

  • Jangan menempel ke pangkal batang

Pupuk organik membantu memperbaiki struktur tanah dan merangsang pertumbuhan akar tanpa risiko panas.

2. Pupuk NPK Dosis Rendah (Jika Perlu)

Kalau tanah tergolong miskin hara atau bibit terlihat kurang segar, NPK bisa dipakai dengan dosis sangat kecil.

Contoh kandungan umum (tidak perlu merek):

  • NPK seimbang (misal 15-15-15 atau sejenis)

Dosis aman:

  • 20–30 gram per batang

  • Ditabur melingkar radius 30–40 cm

  • Setelah itu tutup tanah tipis atau siram

Jangan berharap efek instan. NPK di umur ini hanya pendukung, bukan pemacu utama.

3. Pupuk Daun (Opsional)

Pupuk daun boleh dipakai jika:

  • Daun terlihat pucat

  • Pertumbuhan lambat

  • Kondisi tanah kurang baik

Gunakan konsentrasi rendah dan semprot pagi atau sore. Ini sifatnya hanya tambahan, bukan keharusan.

Tabel Rekomendasi Pupuk Sawit Umur 1 Bulan

Jenis PupukDosis per TanamanCara AplikasiKeterangan
Pupuk kandang/kompos0,5–1 kgTabur melingkarPaling aman
NPK dosis rendah20–30 gramTabur 30–40 cm dari batangJangan berlebihan
Pupuk daunSesuai labelSemprot daunOpsional

Contoh Kasus di Lapangan

Seorang petani menanam 100 batang kelapa sawit di lahan bekas semak. Umur 1 bulan, dia memberi NPK 50 gram tepat di pangkal batang karena ingin cepat besar. Hasilnya, 15 batang daunnya menguning dan pertumbuhannya tertinggal.

Kasus lain, petani hanya memberi pupuk kandang matang sekitar 1 kg per batang, ditabur melingkar. Setelah 3 bulan, tanaman terlihat lebih seragam dan akar kuat saat dicek.

Dari sini kelihatan, bukan banyaknya pupuk yang penting, tapi ketepatannya.

Tips Penting Pemupukan Awal Sawit

  • Bersihkan gulma minimal radius 30–50 cm

  • Jangan tabur pupuk tepat di pangkal batang

  • Lakukan pemupukan saat tanah lembap

  • Lebih baik kurang daripada berlebihan

  • Amati respon tanaman, bukan hanya jadwal

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

1. Terlalu Cepat Mengejar Pertumbuhan

Sawit bukan tanaman semusim. Terlalu agresif di awal justru merusak fondasi tanaman.

2. Menganggap Semua Sawit Harus Dipupuk Sama

Kondisi lahan berbeda-beda. Sawit di tanah subur tidak perlu diperlakukan sama dengan tanah miskin hara.

3. Mengabaikan Perawatan Non-Pupuk

Penyiangan, drainase, dan penyiraman sering lebih berpengaruh di umur 1 bulan dibanding pupuk.

Kapan Pemupukan Lebih Serius Dimulai?

Pemupukan rutin dan dosis lebih besar biasanya mulai efektif saat sawit umur:

  • 3 bulan

  • 6 bulan

  • 12 bulan

Di umur tersebut, akar sudah kuat dan siap menyerap hara lebih banyak.

Kesimpulan

Sawit baru tanam 1 bulan boleh dipupuk, tetapi dengan pendekatan hati-hati. Utamakan pupuk organik, dosis rendah, dan jangan berharap hasil instan. Fokus utama di fase ini adalah membuat tanaman kelapa sawit sehat, akar kuat, dan siap tumbuh jangka panjang.

Jika Anda tertarik, silakan baca juga artikel lain tentang jadwal pemupukan sawit umur 0–1 tahun dan cara menyiapkan piringan sawit yang benar untuk hasil lebih optimal. Juga gunakan Kalukulator Pupuk Sawit agar anda tidak bingung menentukan takaran ketika memupuk sawit.

FAQ

Q: Sawit umur 1 bulan daunnya kuning, apa langsung ditambah pupuk?
A: Belum tentu. Cek dulu drainase, kondisi tanah, dan apakah akar terganggu. Pupuk bukan satu-satunya solusi.

Q: Bolehkah pupuk kimia dicampur pupuk kandang?
A: Boleh, tapi jangan diaplikasikan bersamaan di titik yang sama. Beri jarak dan dosis rendah.

Semoga bermanfaat dan bisa langsung dipraktikkan di kebun Anda.

Next Post Previous Post