Cara Membuat Periskop Sederhana dari Kardus, DIY Mainan Edukatif yang Mudah dan Seru

Cara Membuat Periskop Sederhana dari Kardus, Mainan Edukatif yang Seru!

Dalam artikel ini, kita akan belajar cara membuat periskop sederhana yang berfungsi layaknya alat pengintai pada kapal selam. Proyek DIY (Do-It-Yourself) kreatif ini hanya memanfaatkan kardus bekas dan dua buah cermin kecil sebagai bahan utamanya. Selain sangat ramah di kantong, membuat prakarya ini juga bisa menjadi sarana belajar fisika yang menyenangkan tentang sifat pemantulan cahaya bagi anak-anak di rumah.

Membuat periskop sendiri tidak hanya menghemat uang, tetapi juga memberikan kepuasan tersendiri saat melihat mainan buatanmu benar-benar berfungsi. Kamu bisa menggunakannya untuk melihat objek di balik tembok tinggi, mengintip dari balik pintu, atau sekadar bermain detektif-detektifan. Yuk, langsung saja kita siapkan bahan-bahannya dan ikuti panduan lengkapnya di bawah ini!

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan

Sebelum mulai merakit, pastikan semua bahan dan alat berikut sudah siap di mejamu agar proses pembuatan berjalan lancar tanpa hambatan:

  • Kardus bekas: Kamu bisa menggunakan kotak susu formula, kotak pasta gigi ukuran besar, atau kardus sepatu yang dipotong memanjang.
  • Dua buah cermin datar kecil: Pastikan ukurannya sama dan muat dimasukkan ke dalam kardus (ukuran sekitar 5x5 cm atau menyesuaikan lebar kardus).
  • Gunting atau cutter: Untuk memotong kardus dengan rapi.
  • Penggaris dan pensil: Untuk membuat pola dan mengukur sudut kemiringan cermin.
  • Lem tembak (hot glue) atau selotip bolak-balik (double tape): Untuk merekatkan cermin dan menyatukan kardus.
  • Busur derajat: Sangat membantu untuk mengukur sudut 45 derajat agar pantulan gambar pas.
  • Kertas kado atau cat warna (opsional): Untuk menghias periskop agar tampilannya lebih menarik.

Langkah 1: Membuat Pola dan Memotong Kardus

Tahap pertama adalah menyiapkan badan periskop yang berbentuk kotak memanjang. Ikuti langkah berikut:

  1. Jika kamu menggunakan kardus lembaran, buatlah pola persegi panjang dengan ukuran panjang sekitar 30-40 cm dan lebar setiap sisinya sekitar 6-8 cm (buat 4 sisi yang sama agar membentuk balok).
  2. Tambahkan sedikit lebihan sekitar 1-2 cm di bagian pinggir pola sebagai tempat untuk menempelkan lem.
  3. Gunting pola tersebut dengan rapi mengikuti garis yang sudah dibuat dengan pensil.
  4. Jika menggunakan kotak kemasan yang sudah jadi (seperti kotak pasta gigi besar), kamu bisa langsung melewati tahap ini dan lanjut ke langkah berikutnya.

Langkah 2: Membuat Lubang Intip pada Kardus

Periskop membutuhkan dua lubang agar cahaya bisa masuk dan keluar ke mata pengamat. Lubang ini harus diletakkan di posisi yang berlawanan arah.

  1. Tentukan sisi depan dan sisi belakang kardus balokmu.
  2. Buat satu lubang persegi di bagian atas sisi depan kardus. Ukuran lubang ini sebaiknya sedikit lebih kecil dari ukuran cermin yang kamu gunakan.
  3. Selanjutnya, buat lubang persegi kedua dengan ukuran yang sama di bagian bawah sisi belakang kardus.
  4. Pastikan posisi kedua lubang ini saling membelakangi (satu di atas menghadap ke depan, satu di bawah menghadap ke belakang).

Langkah 3: Memasang Cermin dengan Sudut 45 Derajat

Ini adalah bagian paling penting dari seluruh proses pembuatan periskop. Sudut kemiringan cermin harus pas agar cahaya dapat memantul dengan sempurna dari lubang atas ke lubang bawah.

  1. Gunakan busur derajat untuk menandai sudut 45 derajat di bagian dalam kardus, tepat di belakang masing-masing lubang yang sudah dibuat tadi.
  2. Tempelkan cermin pertama di bagian dalam lubang atas dengan posisi miring menghadap ke bawah (sudut 45 derajat). Rekatkan dengan kuat menggunakan lem tembak atau double tape tebal.
  3. Tempelkan cermin kedua di bagian dalam lubang bawah dengan posisi miring menghadap ke atas (sudut 45 derajat). Cermin ini harus sejajar dan berhadapan langsung dengan cermin pertama.
  4. Intip sekilas dari lubang bawah untuk memastikan kamu bisa melihat pantulan ruangan dari lubang atas dengan jelas. Jika gambar terlihat miring, geser sedikit posisi cermin hingga lurus.

Langkah 4: Merekatkan dan Menghias Periskop

Setelah cermin terpasang dengan benar, saatnya merakit seluruh bagian kardus agar menjadi satu kesatuan utuh yang kokoh.

  1. Lipat kardus mengikuti pola balok dan rekatkan bagian pinggirnya menggunakan lem atau lakban yang kuat. Pastikan tidak ada celah cahaya yang masuk dari samping kardus selain dari kedua lubang yang sudah dibuat.
  2. Tutup bagian atas dan bawah balok kardus agar periskop tertutup rapat secara vertikal.
  3. Untuk tampilan yang lebih keren, kamu bisa membungkus periskop dengan kertas kado, kertas origami berwarna-warni, atau mewarnainya langsung menggunakan cat akrilik sesuai kreasimu.

Hasil Akhir dan Cara Kerjanya

Selamat! Periskop sederhana dari kardus bekas buatanmu kini sudah jadi dan siap digunakan. Cara mencobanya sangat mudah: arahkan lubang bagian atas melewati penghalang (misalnya jendela atau balik meja), lalu intiplah melalui lubang bagian bawah.

Secara ilmiah, periskop ini bekerja berdasarkan hukum pemantulan cahaya. Cahaya dari luar masuk melalui lubang atas dan mengenai cermin pertama yang miring 45 derajat. Cermin tersebut memantulkan cahaya lurus ke bawah menuju cermin kedua. Karena cermin kedua juga dipasang miring 45 derajat, cahaya tersebut dipantulkan kembali secara horizontal langsung menuju matamu. Sederhana namun sangat menakjubkan, bukan?

Tips Praktis Membuat Periskop yang Bagus

Agar proyek DIY periskop milikmu mendapatkan hasil yang maksimal dan tidak gagal, simak beberapa tips praktis berikut ini:

  • Gunakan cermin kaca asli: Cermin kaca memberikan pantulan gambar yang jauh lebih jernih dan tajam dibandingkan cermin mainan berbahan plastik atau aluminium foil.
  • Pastikan bagian dalam kardus berwarna gelap: Jika bagian dalam kardusmu berwarna terang atau memiliki banyak tulisan, sebaiknya cat bagian dalamnya dengan warna hitam atau lapisi dengan kertas karton hitam agar tidak ada pantulan cahaya liar yang mengganggu gambar.
  • Gunakan lem yang cepat kering: Lem tembak sangat direkomendasikan karena cepat mengeras dan mampu menahan beban cermin agar tidak mudah bergeser dari sudut 45 derajat.

Bagaimana, tertarik untuk mencobanya sendiri di rumah? Selain mengasyikkan, kegiatan membuat periskop dari kardus ini juga bisa menjadi proyek sains sekolah yang edukatif. Selamat berkreasi dan semoga berhasil!

Previous Post